Jumat, 11 Desember 2009


Setelah minggu kemarin acara JSR 4 di Kota Malang, sekarang giliran Jakarta kembali diramaikan dengan Acara Djakarta Vespa Festival yang diprakarsai oleh saudara" kita di VAC Jakarta.

Besok halaman Parkir Museum Purna Bhakti Pertiwi, akan ramai dengan Vespa yang rencana akan memecahkan rekor MURI dengan tema "Parkir Vespa terpanjang 10000 Vespa".

Jadi, saudara-saudaraku yang pada hari Minggu tidak ada acara, lebih baik ikut meramaikan acara ini. Dijamin gak bakal nyesel coz, acara ini akan banyak diramaikan pula oleh Band" Ibukota.




Halaman Parkir Museum Purna Bhakti Pertiwi
Jl. Taman Mini I, Jakarta
Jam 08.00 – 18.00 WIB

Pemecahan rekor MURI ”PARKIR VESPA terpanjang 10.000 VESPA”

Be there Brother!?


Minggu, 29 November 2009

JSR 4

Sekarang dah tanggal 30 November 2009, saudara - saudara dari luar P. jawa pun sudah mulai berdatangan untuk menghadiri acara JSR 4 yang cuma sekali setahun. Minggu kemarin SWM Lampung sudah masuk Ciputat dan berencana jalan lewat selatan ke arah timur atau lebih tepatnya lagi menuju ke Kota Malang lokasi JSR 4 digelar.





aaah, hati ini hanya bisa berteriak karena tidak bisa ikut meramaikan acara tersebut. JSR 3 tahun lalu pun saya tidak sempat hadir, dan tahun ini saya sedang disibukkan dengan 1st term final exam di sekolah. Saudara - saudara Ciputat dan Pamulang ada yang katanya mau berangkat tanggal 2 Desember besok.

bagaimana dengan kalian?


Selasa, 22 September 2009

Wisata Hati "berscooter ria ke pantai"


Pengen banget jalan lagi, berscooter ria ke pantai lagi (",) Kira" pantai mana yah yang pasirnya putih dan bersih belum terjamah orang banyak?

Kamis, 17 September 2009

Catatan Akhir Ramadhan

bingung mau nulis apa?? bis baca" tulisannya Om Hengky sahabat dari Pemalang ini jadi rada tersentuh hati juga nehh... "Rats Scooter", dah hampir 5 tahun diriku ni berkenalan dengan yang namanya Rats Scooter. Pertama kalinya yaa, ketika broth Amar (Pekalingan) bawa Scooter Chopp Gembelnya ke Kampus... Hahaa... Rame dech.. mana knalpot'a thea khan mani gandeng pisaan... tapi sayang tuch Chopp dah pindah tangan dan jadi Chopp rapih.. Semenjak gw di UIN (Djavu) semakin bertambahlah referensi Scooter Gembel di benak gw.. Yaa, pokoknya mah semua yg ada ditulisannya Mas Hengky Kik benerr lah.. Sempeth ngerasaain itu semuaa.. Pengalaman bersama Saudara" Scooterist Pamulang, Ciputat, Ciledug tak pernah bisa terlupakan.


Hampir setahun terakhir jalan bareng Peli (PSI), Begeng (Pamulang) ke Timur dengan Rats Sespannya itu Lebaran tahun lalu bener" pengen ku ulang kembali tahun ini., Tapi kayanya ruang dan waktu sekarang dah Gak ngedukung lagi euy... Sedihhh...

Rabu, 16 September 2009

Rats Scooter

Tulisan ini di ambil dari Vespa Style Never Last

Perlawanan Vespa Gembel (Rats Scooter)

Bagaimanakah cara kaum jelata mengekspresikan diri? Barangkali Anda bisa melihatnya di komunitas penggemar vespa gembel.(brekele) atau istilah kerennya Rat scooter Kalau kebanyakan orang suka pamer kemewahan, mereka justru pamer kegembelan. Inilah antitesisdari parade kemewahan di sekitar kita.

Komunitas ini mudah dikenali. Mereka umumnya mengendarai vespa rombeng tahun 1980-an atau 1995-an yang dimodifikasi sesuka hati hingga bentuknya aneh-aneh. Ada yang mengganti setang vespanya dengan setang tinggi menjulang. Mereka menyebut model ini sebagai vespa setang monyet karena pengendaranya akan terlihat seperti monyet yang sedang menggelayut di batang pohon.

Ada yang menambahi gerobak di samping vespanya. Ada pula yang menceperkan dan memanjangkan badan vespa hingga bermeter-meter. Yang begini mereka sebut vespa long.

Ciri lain, vespa model begini dekilnya minta ampun. Maklum, penggemarnya sengaja tidak mencucinya berbulan-bulan hingga bertahun-tahun. Tampilan vespa kian kumuh karena penggemarnya kerap menempelkan aneka ”sampah” di vespa mereka, mulai dari karung goni, gombal, drum bekas, galon air, sandal jepit, CD, selongsong mortir, botol infus, tengkorak sapi, hingga (maaf) celana dalam.batu nisan dll

”Pokoknya makin gembel makin keren. Itu berarti vespanya sering dipakai untuk keliling daerah,” ujar Romany alias Tentara Tebu (26), anggota BSC, sebuah klub vespa di Tegal Jawa Tengah

Dia memiliki sebuah vespa yang dimodifikasi hingga panjangnya mencapai 5,6 meter. Saking panjangnya, kalau mau belok di tikungan tajam, vespa yang dibalut karung goni itu harus digotong beramai-ramai.

Tidak hanya rupa vespanya, tampilan sebagian penunggangnya pun sama acak-acakannya. Lihatlah Abi alias Brekele (22), anggota Banten Independent Touring Scooter (BITS). Rambutnya kribo tak karuan seperti sayuran brokoli.hengky kik ( SIP ) Pemalang dengan jaket lusuhnya . Tengok juga Arief (23) dari Scooter Tanpa Nama (STN) Ciledug atau Kimoy dari Maskot yang berambut gimbal dan berpakaian lusuh.

Kebebasan

Mengapa mereka mau menggembel-gembelkan diri? Ternyata ini ada kaitannya dengan faham kebebasan yang mereka anut. Mereka ingin merombak pandangan orang yang sering menilai orang lain dari penampilan luarnya.


”Kami ingin buktikan bahwa orang yang berpenampilan gembel hatinya belum tentu jahat,” tutur Tape, anggota Asbes Brebes.Dia tahu persis bagaimana sakitnya disepelekan hanya karena penampilannya. Ketika dulu, dia kerap ditolak orangtua pacarnya karena rambutnya gondrong, suka memakai jaket belel, dan celana yang sobek di sana-sini.

Dengan vespa gembel, komunitas ini bisa dengan bebas mengekspresikan diri. ”Kalau orang kaya bisa pamer kemewahan, kita bisa pamer kegembelan,” ujar Aditiya Lukmansyah alias Ableh (24), Ketua Maskot, sambil tersenyum.begitu dengan Jack atau biasa di panggil Pak Jack dari GAM semarang dengan rambut gimbal dan tato di sekekujur muka dan badannya ..peduli amat ama orang lain

Dia mengaku senang sekali jika sedang tur berpapasan dengan rombongan penggemar motor mewah. ”Ternyata orang di pinggir jalan lebih banyak yang ngeliatin kita daripada ngeliatin kelompok motor mewah. Kalau enggak pake vespa gembel, mana ada yang mau memerhatikan kita,” ujar Ableh.

Kebanyakan penggemar vespa gembel memang berasal dari kelompok menengah ke bawah,walaupun sekarang banyak dari kalangan keatas yang suka sama vespa. Mereka umumnya pengangguran, mahasiswa, atau buruh serabutan. Meski ada pula yang berprofesi sebagai seniman, guru, atau pemilik bengkel.

Di dunia nyata, kelas ini sering kali dipandang sebelah mata. Mereka kerap diabaikan dan dipinggirkan. Nah, lewat vespa gembel mereka menciptakan ruang ekspresi sendiri lantas merebut perhatian orang lain.

Lewat kegembelannya, mereka menyelipkan semacam semangat demokrasi di jalanan. Bagi mereka, jalanan yang sering digunakan orang-orang kaya untuk memamerkan mobil dan motor mewah, juga harus bisa menjadi ruang bagi rakyat jelata berkantong cekak.

Lantas bagaimana kita memandang komunitas semacam ini? Ketika kita melihat komunitas ini, sebenarnya kita sedang melihat sebentuk perlawanan rakyat jelata kepada pihak-pihak berkuasa yang gemar memuja kemewahan. Kegembelan mereka adalah antitesis dari parade kemewahan di sekitar kita.

Tidak heran, jika komunitas ini tumbuh subur di hampir semua daerah pinggir kota, seperti Ciledug, Pamulang, Bekasi, Depok, Subang, Lampung, dan pemalang,pekalongan,semarang . Mereka menandai keberadaannya antara lain lewat kegiatan nongkrong setiap minggu.


Komunitas vespa di kawasan Ciputat dan Pamulang biasanya nongkrong di seberang Hero Pamulang tiap malam minggu dan di depan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah tiap Rabu malam. Komunitas vespa Ciledug biasa nongkrong di depan perumahan Puri Beta dan Alfa Bintaro tiap malam minggu.,di pemalang setiap malam minggu di seputaran alun-alun

Mereka membentuk jejaring yang kuat hingga ke kota-kota lain di luar Pulau Jawa.,bahwa lintas luar jawa dan Sumatra Mereka saling mengunjungi, saling membantu, bahkan saling mendoakan.

Ada semacam aturan tidak tertulis bahwa sebuah klub harus menjamu anggota klub dari kota lain yang mampir ke markas mereka. Mereka menyediakan makanan, tempat menginap sekadarnya, bahkan kadang menyumbang uang bensin.

Tamu-tamu itu sering kali tidak hanya menginap satu-dua hari, tetapi berminggu-minggu, berbulan-bulan, bahkan ada yang menetap hingga satu tahun. Dari sini, persaudaraan antarkomunitas vespa gembel terbentuk dan berkembang luas,istilahnya berscooter kita bersaudara emang kental di kluarga besar vespa .

Buka Bareng Djakarta Vespa UIN

Undangan buat semua keluarga Djavu tuk hadir pada acara buka puasa bareng and silaturahmi di kediaman Pane, hari Jum'at 18, september 2009, kumpul di UIN jam 3 sore.

Co : Bogel : 021-94438612
Pane : 021-92704221
Farid : 081399983251

Selasa, 30 Juni 2009

Restorasi PTS #part 2


Ini hasil cat yang gagal., males amath gw ngeliat warnanya juga!!! Pucat basi gitu, untung belum di pernis. Alhasil gw minta ade gw buat ngecat ulang tuch PTS, warna standart'a aja., krem coklat laah... Qta tuunggu lagi ieah hasilnya..
Oiy, untuk mesin kemarin setelah di Bongkar ternyata Seher itu dah kena parah lah.

itu mpe blok'a baret" euy.., terpaksa lah di korter 'n ganti seher..

Rabu, 24 Juni 2009

Bongkar PTS pun dimulai

Sekembalinya ade gw dari Bandung untuk liburan, dia langsung koar" karena PTS Lum masih acak"an. uugh..,
Akhirnya karena tak sabarnya menunggu, dia pun membawa PTS'a ke "..." (Gak tau kmn) untuk diperbaiki.
Setelah bongkared., ternyata seher 'n blok tuch PTS dah parah... katanya c mpe bengkok" baretnya...
Alhasil sibuk dech nyari seher ma blok., setelah diganti mesin pun kembali menyala (lampu kali nyala?)he... ,
tapi, tenaganya masih tak da euy, apa karena koplingnya ieah? (thinking)

sekarang PTS lagi di cat, Gak tau dech hasilnya gmn.., kita liat ntarr...

Jumat, 12 Juni 2009

PIAGGIO Roda tiLu


Tadi pas perjalanan pulang gw berpaspasan ama MP 3 gitu.., beugh... diliat-liat keren juga ieah.. Tapi yang bawanya rada-rada gimana gitu... diliat dari belakang, samping dan depan mantabh lahh... kLo Gak salah mesin'a Matic bukan? Piaggio itu hebath ieah... Keren lah pokoknya mah... tapi enak Gak ieah bawanya.,.. pengen nyobain euy... saudara" ada yang punya Gak, nyobain dunkz... heu....

Selasa, 26 Mei 2009

Memasang kembali semua Atributh

Setelah hampir 4 bulan lamanya gw melepas "atribut" selama gw harus dituntut rapih hanya untuk memberikan contoh yang baik untuk anak didik gw., akhirnya gw bisa lega ieaa (walaupun belum bisa" amath seh) dengan berakhirnya Praktek Ngajar ini!?
hemph., hal pertama yang mesti gw lakuin adalah:

1. Membangkitkan kembali Strada gw yang sudah 5 bulan tak gw kunjungi di Tempatnya Yayunk "Mascot" (maaf ieaah Yunk).
2. Nyari mesin PX baru siap pake buat body karat gw!? wuagh, kayanya dah tambah karatan aja tuch Body kehujanan mulu!!!
3. Belah mesin PX gw trus bawa ke tukang bubut untuk ngeluarin patahan baut karbu yang patah di dalem rengkes!?
4. Restorasi Body Super merah buat mesin PX'a.
5. mmm., untuk yg terkhir ni rada repoth euy., coz dana kurang mencukupi... Upgrade PTS The Beast'a ma broth dari mesin ma body... da yg mau nyumbang Gak?hehe...

Doakan semua berjalan lancarr ieaaah...

Jumat, 22 Mei 2009

PTS si kecil imut


Seperjalanan gw pulang ke Bogor ngelewatin tempatnya Ableh kemarin, terlihat saudara gw yang satu itu lagi ngotak-ngatik PTS. Ternyata ada masalah ma PTS coklat berplat AD'a. Setelah bongkar sana sini ternyata kopling'a masih tak mau juga. Akhirnya Bongkar lagi dech. Gak tau juga tuwh akhirnya tuh kopling bisa pa Gak, coz gw harus cepet" nyampe Bogor saat itu. Penasaran dengan isi mesin c mungil yang satu itu, ahirnya keesokan hari'a gw nyari" tutorial buat bongkar, turun mesin, bongkar, mpe naik lagi. eeeh, dapet di www.scooterhelp.com., tapi koq Bahasa Inggris ieah..!? Da yang bisa terjemahin Gak ieaaah...? Tolong dunk.., heu...

Vespa parking only


Sewaktu ku bertandang ke Kampus kekasih hati, tak sengaja ku melihat sebuah pemandangan yang indah nan ciamik. Terlihat disana Vespa" berjajar rapi, yang awalnya ku sempat bertanya" apa ada event Vespa ieah disini? (LOL)huaha.. Ternyata Vespa" itu memang sengaja diparkirkan oleh pemiliknya, area itu hanya disediakan untuk parkir Vespa saja. Vespa" semok itu terparkir dengan indah di pertigaan jalan di dalam Kampus mereka. Sungguh pemandangan nan cantik yang membuatku iri, ingin sekali rasa membuat hal yang sama di Kampus UIN Syahid Djakarta. ugh.. Hanya ada kata saluth buat Scooterist UNJ, Keep dSpirit of Vespa.

Djavu bangkit laah, dah kelamaan neh tidurnya!?

"Karena Vespa kita bisa bergaya"



Minggu, 17 Mei 2009

Bangkit dari tidur yang panjang

Vespa Rain City, Bogor Raya. Telah lama tak kumpul bersama anggota keluarga VRC neh. Malam minggu kemarin., 16 Mei 2009 katanya anak-anak pada ngumpul, tapi gw Gak bisa dateng... nyesel euy.. tapi kemarin itu nak" pada datang tak ieaaah? Terima kasih buat Bang Adi Gondrong, Ade, 'n Jamal yang dah mau ngumpulin anak-anak lagi... Kutunggu kabar dari kalian sudara..!!!

Kamis, 30 April 2009

Djakarta Vespa UIN #Part 2

Setahun ini terasa sepi teman-teman Vespa yang ngider di Kampus, tidak seperti 4-5 tahun kebelakang. Mungkin populasi pengendara Vespa semakin meningkat tetapi kurang bersahabat atau memang mereka belum terlalu menyadari bahwasanya di Kampus ada Komunitas Vespa sendiri... Ingin rasanya mengajak mereka untuk bergabung bersama di Djakarta Vespa UIN, tapi apalah daya ketika mereka memasang muka acuh tak acuh ketika ku hendak menyapa mereka. Apa karena aku sedang tidak menggunakan atribut Scooter ieaah? (LOL) huahahaha....
Bagi yang merasa "goes to UIN by Vespa" klo bertemu dengan diriku ini tolong dunk ucapkan "Kik Broth" hehe... Gabung-gabung atuch euy, kita bangkitkan bersama Komunitas Vespa peninggalan leluhur ini... "Karena Vespa kita bisa bergaya"

Djavu akan selalu menerangi hati walaupun sunset telah berlalu. 05 Juni 2005 merupakan legalitas berdirinya kami "Djakarta Vespa UIN"
(walaupun kampus ini tak berdiri kokoh lagi, semoga Djavu kan tetap ada).

Senin, 27 April 2009

Djakarta Vespa UIN

Sekilas cerita tentang komunitas pecinta Vespa yang satu ini. Djakarta Vespa UIN, hemph… Kapan terbentuknya ieah? Lupa euy.. (maaf ieaah buat para pendirinya). Berawal dari “goes to campus by Vespa”, sering berpapasan sampe akhirnya ngumpul ‘n jalan bareng bawa nama kampus. Kegiatan mingguan; biasanya kita kumpul” malam Rabu di Kampus, saling sharing tentang apa aja..,
Terus lebih malem lagi lanjut ke depan kampus untuk bergabung bersama scooterist se- Ciputat, Pamulang dan sekitar.…
Dahulu kala, biasanya klo hari-hari biasa kita sering kumpul-kumpul di Pinggir kampus “Pesanggrahan Street”. Beuugh… Pernah suatu kali ketika da tamu dari daerah, yg namanya pesanggrahan tuwh dari ujung ke ujung Vespa melulu :) … standar’a kegiatan yg dilakuin disini ieaa godain mahasiswi” yg numpang lewath… Hahaha...

Pesanggrahan.. oh Pesanggrahan kenapa kau kini dan dulu berbeda...

Klo lagi ada maunya seh biasanya kita ngadain silaturahmi ke rumah siapa aja yang mau nampung kita-kita neh untuk makan malem. hahaha…


Klo buat yang namanya jalan bareng ke event seh Gak usah ditanya lagi, nak” Gak usah dikabarin juga biasanya dah pada tau, trus pada ngumpul ndiri dech …Tapi sekarang ini, segala keceriaan dan itu semua pada kemana ieaah? Hemph… Apa ia yang namanya Komunitas di Kampus, klo orang”a dah pada lulus (Gak ada) Komunitasnya harus ikutan bubar juga… Pada kamarana euy!!! Kangen kalian semua neh!?

Senin, 30 Maret 2009

Kurang lebih dua sampai tiga bulan sudah ku tak pernah menunggangi Vespa ku tersayang, lebih parahnya lagi Vespa Vespa yang ku miliki kini tak pernah ku sentuh apalagi untuk merawatnya. Vespa-vespa ku kini teronggok bersebaran di beberapa kota. Vespa PX karatan dan mesin PS berada di Pamulang dikediaman Yayunk, Mascot dan selebihnya di teras rumah ku di Bogor. Uuuuurgh, maafkan dosa-dosaku ini!?

Hari-hari ku kini dipenuhi dengan aktivitas formal demi masa depan (klo kata orang-orang seh, tapi ku akui klo itu benar adanya "semoga"). Setiap kali melihat saudara-saudaraku mengendarai Vespa mereka, ku merasakan rasa rindu yang amat dalam di dada. Inginku segera menyelesaikan studiku di salah satu kampus negeri di Jakarta, dengan niat yang amat dalam untuk mencerdaskan anak bangsa nantinya dan untuk memenuhi segala keinginan orang tua yang telah mendorongku untuk mengambil bidang studi yang kuambil sekarang ini.

Sabarlah kawandh.., persiapkanlah dirimu akan kehadiranku di kotamu.

Untuk seluruh Scooterist se Indonesia....

Kamis, 15 Januari 2009

Long Scooter


Vespa ini kira-kira panjangnya bisa sampe 5-6 meter. Lumayan berat dengan kondisi body yang full besi ini. Photo ini diambil ketika kami sedang beristirahat di Pandeglang dalam perjalanan menuju acara pernikahannya Asegaf di Malimping. Perjalanan yang sangat panjang dech. Parah!? Gag nyangka kalo perjalanan ke Malimping bisa sejauh itu.

Oiy, kembali ke Vespa Panjang ini apa cerita perjalanan ke Malimping ieaaaaaaaa... bingung.. disambung next time aja ieaaaaaaa.. Hehehehe...

Minggu, 04 Januari 2009


Malam minggu itu gw lagi bertengger di Taman Peranginan, tempat nongkrongnya anak-anak Scoobidoo (Scooterist Biang Docriet). Trung.trung.trung.. dateng Mr. Obink dengan specialnya yang baru kelar di cat. Warna pink dengan sedikit ukiran air brush bermotipkan bunga-bunga di bagian depan 'n buritannya.. beugh... metal giela ni orang (melow totaL), dengan gayanya yang preman pasar abiss itu, "rambut ikal gondrong diiket pake karet, celana jeans dan baju item robek-robek". Gag kebayang dechh.. preman pake Vespa warna pink yang dominannya di pake ama cewe, kontras bangeut dech.. Muka preman hati mendoan.. Lho..! tapi gw saluet banget ama dia, tuch special pas jatoh ke tangannya, yang tadi'a bobrok parah, warna pucat basi bisa berubah drastis dalam jangka waktu 2 minggu.. Melihat suksesnya Mr. Obink dengan Special pinknya itulah gw pengen banget punya special.. beruntung ada temen yang udah bosen 'n pengen ngejual special miliknya.. ieaaah mungkin lebih paragh dari special Mr. Obink pertama kali dia dapet.. special ini kondisinya gila-gilaan, ada dua warna yaitu putih dan biru yang membalur sekujur bodinya walaupun yang warna putih itu bukan cat melainkan dempulll.... bodi belakang 'n depannya juga dah pada penyogh entah kenapa.. dengan hp T160 dan uang cash sebesar 150 ribu pun gw beli juga tuh special, walaupun dengan kondisi seperti abis ketabrak tronton.. niatnya kan ntar mau gw rapihin biar bisa ngalahin special pinknya Mr. Obink.. Setelah beberapa bulan terlewati.. haduch, ternyata kondisi keuangan tidak mendukung untuk ngedandanin tuch speciall, akhirnya gw pake tuch special apa adanya... he.hee..